Tokoh Brahala

Pada wayang kulit, tokoh brahala digambarkan dalam bentuk wayang raksasa, paling besar diantara wayang yang lain. Pada deretan wayang (janturan), brahala dipasang paling belakang, di sebelah kiri dan kanan tokoh wayang lainnya. Tokoh wayang ini merupakan bentuk jelmaan dari tokoh-tokoh yang dianggap suci dan dikeluarkan saat sang tokoh sedang triwikrama (beralih rupa) karena amarah yang memuncak.

Brahala, atau Brahalasewu, bentuknya ekstrem dan mengerikan. Digambarkan sebagai raksasa sebesar gunung, berambut gimbal atau jabrik seperti api, berkepala banyak, bertangan banyak dengan masing-masing memegang senjata. Tokoh yang dapat beralih rupa menjadi Brahala antara lain : Batara Wisnu, Batara Guru, Batara Ismaya, Prabu Kresna, Prabu Arjuna, atau Prabu Darmakusuma. Misalnya, Prabu Arjuna Sasrabahu bertriwikrama menjadi Brahala sewaktu berperang dengan Dasamuka dan berhadapan dengan Bambang Sumantri.

This entry was posted in Tokoh Wayang. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>